Selama dua dekade lebih aku hidup, aku gak pernah tahu rasanya jatuh cinta itu bagaimana.

Aku pikir ... cinta itu hanya topik untuk orang lain. Buat Anna sama Tia yang bisa ketawa-tawa tiap cerita laki-laki. Buat orang-orang yang ngerti caranya deg-degan dan ngerti caranya berharap.

Hidupku datar. Bukan berarti gak pernah bahagia, hanya saja ... gak ada warna.

Aku hanya lewat dari hari ke hari, mengerjakan apa yang harus, menyimak cerita orang lain, lalu tidur dipaksa nyenyak. Sampai ada laki-laki aneh di halte yang tiba-tiba menyodorkan minuman panas dalam di depan muka aku banget.

Orangnya berisik, selengean, suka ngelucu di waktu yang gak penting. Harusnya aku kasi dia cap annoying. Tapi anehnya, justru dari situ aku merasa hidupku jadi semarak! Aku bisa ngobrol apa aja sama dia — bahkan hal yang paling gak penting sekalipun dia tetap tanggapin, meskipun sambil kesel. Dan entah kenapa, itu seru. Seru banget bisa jailin dia. Seru banget bisa ketawa bareng dia.

Kalau dunia ini punya warna, mungkin dia lah yang melukisnya di hidupku. Aku gak tahu ini jatuh cinta atau bukan, tapi kalau ini yang orang-orang maksud dengan "nyaman", aku bersyukur akhirnya bisa merasakan juga.

Kalau memang dia itu teman sehidup semati selamanya, aku gak akan banyak minta. Aku cuma mau bilang makasih — karena aku gak perlu susah-susah lagi nyari seseorang buat bikin ayah lega anak gadisnya gak sendirian lagi.

Tapi kalau bukan... aku juga mau bilang makasih. Karena dia sudah buat aku merasa jadi manusia seutuhnya.

Bukan sekadar nama di daftar hadir hidupku. Tapi seseorang yang bisa tertawa, marah, cemburu, dan... buat aku merasakan sesuatu yang selama ini aku kira gak akan pernah mampir di hidupku.

TREASURE - TEUME_LOG💎 [HARUTO]_cr_harukyushutter.jpeg

Aku gak maksa. Aku gak nunggu dibalas juga. Aku hanya ingin dia bahagia — dengan siapa pun itu, asal dia masih jadi Rudy Hardian Putra Mamah Hani yang Handsome dan Dermawan yang aku kenal: yang tulus, yang hangat, yang tanpa sadar sudah menyelamatkan aku dari hidupku sendiri.

Dari Jizy Luvy yang sayang kamu selamanya!