Fariz pun memarkirkan motornya di halaman rumah, ia berucap salam dan masuk kedalam rumah, adiknya menahannya di depan pintu masuk.

"abanggg pentolll "ucap adiknya sembari menjulurkan tangannya

"assalamualaikum, bunda Abang pulang " ucap Fariz dan menghiraukan sang adik

"Abang, nyalain motornya lagi anter bunda sekarang" ucap wanita paruh baya itu sembari terburu-buru

"baru aja Abang sampe bun" ucap Fariz yang baru saja duduk di ruang tamu, dan langsung berdiri kembali.

"ABANGGG PULANGNYA PENTOL" teriak adiknya dari lantai atas

"FAIZZ JANGAN TERIAK-TERIAK" dibalas teriakan sang adik oleh bundanya

"udah jangan teriak juga Bun, iya nanti dibeliin" ucap Fariz sembari menarik bundanya keluar rumah.

Fariz pun menyalakan motornya tapi ia lupa belum mencharger hp nya.

"FAIZZ, HP ABANG DI MEJA TOLONG CASIN" teriak Fariz