<aside> 💡
Artikel ini membahas Special Permissions di Linux, yaitu SUID, SGID, dan Sticky Bit. Ketiga permission ini digunakan untuk mengontrol perilaku eksekusi file dan pengelolaan file dalam direktori secara lebih spesifik dibanding permission biasa (User, Group, Others).
</aside>
Selain permission standar rwx (read, write, execute) untuk User, Group, dan Others, Linux juga memiliki special permissions yang memberikan kontrol tambahan terhadap bagaimana file dijalankan atau dikelola.
Tiga special permissions tersebut adalah:
| Bit | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| SUID | Set User ID | Program dijalankan dengan hak akses pemilik file |
| SGID | Set Group ID | Program dijalankan dengan hak akses grup file / pewarisan grup pada direktori |
| Sticky Bit | Sticky Bit | Membatasi penghapusan file di direktori publik |
Special permissions biasanya digunakan dalam administrasi sistem, terutama pada:
Contoh penggunaan di sistem Linux:
/usr/bin/passwd
/tmp
/usr/bin/sudo
SUID (Set User ID) adalah permission yang memungkinkan sebuah program dijalankan dengan hak akses pemilik file, bukan user yang menjalankan program tersebut.
Artinya:
Jika sebuah file dimiliki oleh root dan memiliki SUID, maka ketika user biasa menjalankan file tersebut, program tetap berjalan dengan hak akses root.
Ini biasanya digunakan pada program yang perlu akses sistem tertentu, tetapi tetap harus bisa dijalankan oleh user biasa.