<aside> 💡

Artikel ini membahas konsep user dan proses login di Linux, termasuk jenis user, peran root, serta bagaimana sistem Linux mengelola akses pengguna untuk menjaga keamanan sistem.

</aside>

01. User

Konsep User di Linux

Linux dirancang sebagai sistem operasi multi-user, yang berarti satu sistem dapat digunakan oleh banyak pengguna secara bersamaan dengan hak akses yang berbeda. Setiap user memiliki identitas unik di dalam sistem dan biasanya memiliki direktori home sendiri untuk menyimpan file dan konfigurasi pribadi. Dengan adanya konsep user, Linux dapat membatasi akses sehingga pengguna tidak dapat sembarangan mengubah file atau konfigurasi sistem yang penting.

Root User

Root adalah user dengan hak akses tertinggi di dalam sistem Linux yang dapat melakukan semua operasi tanpa batasan. User ini sering disebut sebagai superuser karena memiliki izin penuh untuk mengubah konfigurasi sistem, menginstal software, membuat atau menghapus user, serta mengelola seluruh resource pada server. Karena memiliki akses penuh, penggunaan root harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menyebabkan kesalahan konfigurasi atau masalah keamanan.

Jenis-Jenis User di Linux

Linux membagi user ke dalam beberapa kategori untuk memisahkan fungsi dan hak akses.

02. User dan Group

UID dan GID

Dalam Linux, setiap user dan group memiliki ID numerik yang digunakan oleh sistem untuk mengidentifikasi mereka secara internal.

Jenis Akun Range UID/GID
Root 0
System 1–999 (umumnya pada distro Linux modern)
Normal User 1000+

File: /etc/passwd dan /etc/group

Linux menyimpan informasi user dan group dalam file konfigurasi sistem.

/etc/passwd