1. Latar Belakang

Kebutuhan darah adalah kebutuhan yang bersifat mendesak, berkelanjutan, dan menyangkut nyawa manusia. Di wilayah seperti Sumba Timur, tantangan dalam sistem distribusi dan informasi donor darah masih sangat nyata. Banyak masyarakat atau pasien yang membutuhkan darah harus menunggu dalam kondisi kritis karena keterbatasan stok, minimnya pendataan pendonor aktif, serta kurangnya akses informasi yang cepat dan terpercaya.

Di sisi lain, semangat kemanusiaan masyarakat Sumba Timur sesungguhnya tinggi. Banyak orang yang bersedia membantu, tetapi tidak tahu harus ke mana, kapan, atau bagaimana caranya untuk berdonor. Kesenjangan ini bukan karena kurangnya niat, melainkan kurangnya jembatan antara kebutuhan dan ketersediaan.

Saat ini belum tersedia sistem digital yang:

"Darah Untuk Sumba" hadir sebagai solusi berbasis teknologi, bukan sekadar sistem informasi, tetapi sebagai gerakan sosial yang terstruktur, transparan, dan terhubung dengan semua pihak. Sistem ini dibangun untuk:

Lebih dari itu, proyek ini bertujuan membangun kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem digital lokal yang peduli, aktif, dan bertanggung jawab — demi menciptakan budaya donor darah yang tumbuh dari bawah dan berakar kuat di tengah masyarakat.

Dengan menggandeng rumah sakit sebagai mitra utama, sistem ini tidak hanya menjawab kebutuhan teknis, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antar elemen masyarakat. Inilah saatnya teknologi tidak hanya bermanfaat, tetapi juga bermakna.



2. Visi dan Misi

Visi

Membangun ekosistem digital kemanusiaan yang terpercaya, inklusif, dan berkelanjutan dalam upaya penyelamatan nyawa melalui donor darah — demi Sumba Timur yang saling peduli dan tanggap terhadap sesama.