Diberi nama Karelius Travis, tuan kelahiran 1997 ini menyukai kebebasan. Ia suka mengendarai motor, menikmati kopi, dan mengabadikan momen lewat kamera. Banyak orang mengenalnya sebagai playboy, pria yang mudah dekat dengan banyak wanita. Meski begitu, Travis adalah sosok yang bisa diandalkan jika teman-temannya butuh bantuan, dirinya selalu ada.

1000583763.jpg

Travis lahir dari keluarga berada. Sejak kecil, hampir semua yang ia inginkan bisa didapatkan dengan mudah. Mungkin karena itu, ia tumbuh menjadi pribadi yang tidak suka diatur dan lebih memilih menjalani hidup dengan caranya sendiri.

Saat sekolah, namanya cukup terkenal. Ia dijuluki ketua geng, bukan karena suka membuat masalah, tapi karena ia punya pengaruh dan kharisma. Wajah tampan dan sikap percaya diri membuat banyak wanita tertarik padanya. Berganti pasangan sudah menjadi hal biasa dalam hidup Travis.

Walaupun gaya hidupnya terlihat bebas, Travis bukan anak yang malas atau bodoh. Nilai-nilainya selalu bagus dan ia tidak pernah tertinggal dalam pelajaran. Karena itu, orang tuanya tidak terlalu mengkhawatirkan tingkah lakunya selama ia tetap bertanggung jawab.

Namun, di balik semua itu, ada satu hal yang tidak pernah benar-benar hilang dari hidupnya. Seorang wanita yang sampai sekarang masih ia ingat. Wanita yang meninggalkan kesan mendalam dan tidak bisa tergantikan oleh siapa pun.

Sejak saat itu, Travis tetap menjalani hidupnya seperti biasa, tetapi hatinya seakan berhenti di satu titik. Mungkin inilah alasan mengapa hingga kini Travis masih sendiri. Bukan karena tidak ada wanita di sekitarnya, melainkan karena ada satu yang tak pernah benar-benar ia lepaskan.