To my favorite person, the one who somehow became my safest place without even trying.
Happy our first anniversary, love. ♡
Kadang aku masih suka bengong sendiri kalau mikirin gimana semuanya bisa sampai di titik ini. Gimana seseorang yang awalnya cuma “orang lain” perlahan berubah jadi rumah paling nyaman yang pernah aku temui. Dan lucunya, aku bahkan nggak sadar kapan tepatnya aku mulai menggantungkan banyak bahagiaku ke kamu. Tiba-tiba aja, semua hal kecil jadi punya arti karena ada kamu di dalamnya.
Aku suka caramu hadir. Bukan hadir yang selalu besar dan dramatis, tapi yang diam-diam menetap. Yang pelan-pelan bikin aku ngerasa dicintai tanpa harus dipaksa percaya. Kamu itu seperti sesuatu yang selalu berhasil nenangin dunia di kepalaku, bahkan saat aku sendiri nggak tahu gimana cara menenangkan diriku sendiri.
Thank you for staying through every version of me. Versi aku yang manis, yang cerewet, yang gampang sedih, yang terlalu banyak mikir sampai sering nyalahin diri sendiri, yang kadang takut jadi seseorang yang merepotkan untuk dicintai. Thank you karena tetap ada bahkan saat isi kepalaku terlalu ramai dan aku sulit menenangkan diriku sendiri. Thank you for loving me gently even when I make everything harder inside my own head.
Aku nggak tahu gimana cara menjelaskan ini dengan sempurna, but you really mean everything to me. Sesederhana itu. Sedalam itu.
Kamu hadir bukan cuma sebagai seseorang yang aku sayang, tapi juga sebagai tempat pulang dari semua hal yang bikin aku lelah. Aku suka semua tentang kamu—cara kamu ngomong, cara kamu bikin aku ketawa, cara kamu nyebelin, cara kamu bikin hari biasa terasa jauh lebih hidup. Bahkan hal-hal kecil tentang kamu somehow selalu berhasil aku simpan baik-baik di kepala.
And if one day someone asks me what love feels like, I think I’ll talk about you.
Tentang seseorang yang ngajarin aku kalau dicintai itu nggak selalu harus ribut dan besar. Kadang cinta cuma tentang “aku ada di sini,” lalu benar-benar membuktikannya setiap hari.
Satu tahun mungkin terdengar singkat buat sebagian orang, but for me, it feels like a collection of countless feelings I never want to lose. A year of laughter. A year of random conversations. A year of missing each other. A year of surviving moods, overthinking, misunderstandings, and every complicated feeling in between. And despite all of that, somehow we’re still here. Still choosing each other.
Aku harap kita nggak pernah capek buat saling memahami. Aku harap nanti, sejauh apa pun hidup membawa kita, kamu tetap jadi orang yang pertama kali ingin aku ceritakan semuanya. Aku harap semesta selalu baik sama hubungan ini, because honestly… losing you is one of the few things I never want to experience.
You are loved more than you know. More than these words could ever explain.
Dan kalau aku boleh egois sedikit, aku cuma mau minta satu hal di anniversary pertama kita ini—please stay for a long time. Stay sampai nanti kita bisa ketawa lagi sambil bilang, “ternyata kita sejauh ini ya.”
Thank you for loving me so softly. Thank you for understanding the parts of me that even I still struggle to understand. And thank you… for being mine.
Happy 1st anniversary, my love. I’d still choose you—in every version of time, in every lifetime, in every universe that lets me have you. ♡