Hujan turun pelan di kota itu, membasahi kaca halte tua yang hampir tak pernah dipakai lagi.‎‎

Seorang laki laki dengan perawakan tinggi sedang duduk sendirian sambil mendengarkan musik dari earphone jujur dia sangat benci hujan ntah karena apa, malam sudah terlalu larut untuk ukuran seorang mahasiswa yang besok pagi harus presentasi, tapi ia memang sering berjalan tanpa tujuan setiap kali pikirannya penuh.

‎‎Lalu ia melihatnya.

Seorang perempuan berdiri di ujung halte dengan payung bening. Rambutnya sedikit basah, seragam putih-abu yang  terlihat seperti model sekolah lamanya, anak sekolah baru pulang jam segini? Mungkin dia baru pulang les atau eskul. ‎‎

Mata laki laki itu dan mata si gadis saling menatap, dia merasa familiar mata itu yang seolah sudah mengenalnya sejak lama.‎‎

Gadis itu tersenyum kecil.‎‎“baru pulang ya kak?"‎‎

Laki laki itu menoleh bingung, karena tiba-tiba ditanya, namun laki laki itu tetap menjawab "iya baru pulang, kamu sendiri kenapa jam segini baru pulang? ”‎

‎" eum. . aku ada eskul baru pulang" jawab sang gadis, laki-laki itu mengangguk 'benar dugaannya' pikirnya.

laki laki itu masih merasa familiar, dia seperti mengenal gadis itu‎‎

"maaf apakah kita pernah bertemu sebelumnya?  atau kenal?"‎

‎Sang gadis tersenyum hangat, yang membuat si laki laki kembali merasa senyuman itu familiar

Perempuan itu tertawa pelan, suara tawanya tenggelam oleh hujan.‎‎

“kenal? Belum.”‎‎

Jawaban itu seharusnya membuat lelaki itu puas, namun dia tidak puas, lelaki itu lanjutkan obrolannya ya itung itung ada teman ngobrol kan biar tidak takut takut sekali. ‎‎

"namaku Agnes, kamu? " ucap si gadis menatap laki laki itu‎‎

"Aku?  gema" balasnya, yang disahuti senyuman oleh Agnes, Agnes mendekat dan duduk di sebelah gema.  ‎‎

"jika boleh, mau berbagi musik? Handphone ku lowbat dan aku ingin mendengar sesuatu " ucap Agnes sambil menunjukkan gigi rapihnya, Gema mengangguk dan memberikan salah satu earphone.

‎"Kamu suka newjeans juga ya? aku juga suka newjeans loh" penuh antusias‎‎

"Oh iya?" jawab Gema seadanya‎‎