Tentang Dut Decant

Dut Decant adalah toko decant parfum yang menyediakan parfum original dalam ukuran kecil seperti 1ml, 3ml, dan 5ml. Brand ini membantu pelanggan mencoba parfum terlebih dahulu sebelum membeli botol full size sehingga terhindar dari blind buy.

Pendiri Dut Decant

Dut Decant didirikan oleh Muhammad Hidayat Ilham, seorang anak muda yang lahir pada tahun 2005 dan berasal dari Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ide mendirikan Dut Decant bermula dari pengalaman pribadi Ilham ketika sedang menjalani masa libur semester dan kembali ke kampung halamannya di Nusa Tenggara Timur. Saat itu, karena ketertarikannya terhadap dunia parfum, Ilham mencoba membeli parfum secara online dengan harapan dapat menemukan aroma yang cocok untuk dirinya.

Namun ketika parfum tersebut sampai, kenyataannya tidak selalu sesuai dengan ekspektasi. parfum yang dibeli dengan harga yang cukup mahal ternyata memiliki aroma yang tidak cocok dengan seleranya. Situasi tersebut menjadi lebih mengecewakan karena sebagai seseorang yang tinggal di Nusa Tenggara Timur, Ilham juga harus menanggung biaya pengiriman yang relatif mahal.

Pengalaman tersebut membuat Ilham menyadari bahwa banyak orang kemungkinan mengalami hal yang sama, yaitu membeli parfum tanpa bisa mencobanya terlebih dahulu atau yang sering disebut sebagai blind buy. Dari situlah muncul pemikiran bahwa seharusnya ada cara bagi orang untuk mencoba parfum terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli botol ukuran penuh.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Ilham kemudian menghadirkan Dut Decant, sebuah brand yang menyediakan parfum original dalam ukuran kecil seperti 1ml, 3ml, dan 5ml. Dengan ukuran yang lebih kecil, pelanggan dapat mencoba berbagai aroma parfum terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli botol ukuran penuh.

Saat ini, Dut Decant beroperasi di Yogyakarta karena Ilham sedang menempuh pendidikan di Universitas Sanata Dharma pada Program Studi Informatika angkatan 2023. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Ilham terus mengembangkan Dut Decant dengan tujuan membantu lebih banyak orang menemukan parfum yang cocok tanpa harus mengalami kekecewaan akibat blind buy.

Bagi Ilham, parfum bukan hanya sekadar aroma, tetapi juga bagian dari rasa percaya diri seseorang. Karena itulah Dut Decant hadir dengan harapan dapat membantu lebih banyak orang menemukan aroma yang tepat untuk diri mereka, karena pada akhirnya confidence starts with a good scent.

Tahun Berdiri

Dut Decant didirikan pada 13 Maret 2025 oleh Muhammad Hidayat Ilham dan saat ini beroperasi di Yogyakarta.

Perjalanan Membangun Dut Decant

Setelah masa libur semester berakhir, Ilham kembali ke Yogyakarta untuk melanjutkan perkuliahannya di Universitas Sanata Dharma. Pada saat itulah ia mulai benar-benar berniat membangun Dut Decant.

Sebagai seorang mahasiswa, modal yang dimiliki Ilham sangat terbatas. Ia mulai dengan menyisihkan uang bulanan dari orang tuanya sebesar Rp500.000, yang sebenarnya disiapkan sebagai dana cadangan jika sewaktu-waktu tagihan PayLater tidak dapat terbayar. Dengan modal yang sangat terbatas tersebut, Ilham mengambil keputusan yang cukup berani dengan memanfaatkan fasilitas PayLater di marketplace untuk membeli perlengkapan awal.

Pada bulan Maret 2025, Ilham mulai mencicil membeli berbagai perlengkapan dasar untuk memulai bisnis decant parfum, seperti botol kaca vial, alat suntik untuk proses decant, serta printer thermal kecil yang biasanya digunakan untuk mencetak struk kasir. Printer tersebut kemudian ia manfaatkan secara kreatif untuk mencetak nomor resi pada kertas thermal kecil, meskipun saat itu label parfum masih harus dibuat secara manual.

Pada tahap awal, proses pengemasan dilakukan dengan sangat sederhana. Label parfum dicetak menggunakan kertas thermal kecil, kemudian digunting dan ditempel pada botol decant menggunakan selotip bening. Parfum yang dijual pada awalnya juga berasal dari koleksi parfum yang sebelumnya telah dibeli Ilham saat masih berada di Nusa Tenggara Timur.

Ketika semester baru dimulai, Ilham bahkan meminta bantuan seorang temannya untuk membuat pesanan pertama di tokonya. Ia membayar pesanan tersebut agar temannya dapat memberikan ulasan sebagai langkah awal membangun kepercayaan di toko.

Pesanan pertama dari pelanggan sebenarnya akhirnya datang pada 18 Maret 2025, yaitu pembelian decant parfum ukuran 3ml. Meskipun terlihat sederhana, momen tersebut menjadi sangat berkesan bagi Ilham. Ia segera melakukan proses pengemasan dan bahkan sempat mengantarkan paket tersebut sebelum pergi menghadiri perkuliahan di kampus.