Good morning my dear, maaf minggu ini aku sibuk sekali sampai enggak sempat untuk banyak ngabarin. Aku lagi lumayan fokus dengan apa yang ku kerjakan, simply karena aku enjoy dan lagi pengen kasih versi terbaik dari diriku untuk banyak hal yang sedang aku jalanin sekarang.
Terima kasih banyak sudah mau tunggu aku setiap saat, meskipun banyak hari-hari dimana obrolan kita terasa garing dan kita sedang sama-sama capek karena aktivitas masing-masing, tapi percayalah aku tetap sayang kamu dan selalu ingat kamu. Kadang aku memang enggak selalu pandai menunjukkan itu lewat kata-kata atau hadir setiap waktu, tapi bukan berarti perasaanku berubah.
100 hari sudah berlalu, dan dari awal I know you’re the one. Dari awal aku memang mau jalani hubungan ini dalam waktu yang panjang, pelan-pelan, satu hari ke hari berikutnya, dan aku harap kamu juga ya. Rasanya keren ya, ternyata kita sudah sejauh ini, melewati hari sibuk, capek, senang, bad mood, tapi masih tetap ada di sini.
Makasih ya karena masih memilih untuk stay, untuk sabar, dan untuk tetap ada bahkan di hari-hari dimana aku sulit dijangkau. Aku enggak selalu bisa kasih waktu sebanyak yang aku mau, tapi aku selalu usahain supaya kamu tetap tahu kalau kamu penting buat aku.
Cerita-cerita yuk hari ini, gimana satu minggu ini? Apa yang bikin kamu kesal dan apa yang bikin kamu senang? Aku mau tau. Aku mau dengar semuanya, hal kecil, hal random, atau hal yang bahkan menurut kamu enggak penting sekalipun. Karena bagian dari harimu juga jadi bagian yang pengen aku kenal lebih banyak.
Sincerely yours,
Clario L. Thalveris.