Bayangkan sebuah perpustakaan dengan ribuan buku yang tersusun rapi di rak. Tanpa sistem katalog, menemukan satu buku tertentu akan seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Dalam dunia basis data, perintah SELECT adalah katalog itu alat paling fundamental yang memungkinkan kita "membaca" informasi dari tabel. Berbeda dengan INSERT yang menulis, UPDATE yang mengubah, dan DELETE yang menghapus, SELECT hanya mengambil data tanpa memodifikasinya. Ia adalah perintah paling sering digunakan dalam operasional database sehari-hari. Bab ini akan mengajarkan kita cara menyapa data, mulai dari salam paling sederhana hingga pertanyaan yang lebih spesifik dan terarah.
Perintah SELECT digunakan untuk mengambil data dari satu atau lebih tabel. Hasilnya berupa tabel sementara yang disebut result set.

Sintaks paling sederhana menggunakan tanda bintang (*) untuk mengambil semua kolom dalam tabel.
SELECT * FROM mahasiswa;
Perintah di atas menampilkan seluruh kolom dan seluruh baris dari tabel mahasiswa. Ini praktis untuk eksplorasi cepat, tetapi tidak efisien jika tabel memiliki banyak kolom dan Anda hanya membutuhkan sebagian kecil data.

Sebaiknya sebutkan nama kolom yang benar-benar dibutuhkan. Ini mengurangi beban jaringan dan membuat query lebih mudah dibaca.
SELECT nim, nama_mhs, email FROM mahasiswa;
Hasilnya hanya menampilkan tiga kolom: nim, nama_mhs, dan email. Kolom lain seperti ipk_terakhir, alamat, dan tgl_lahir tidak muncul.

Contoh: Mengambil data mahasiswa dengan kolom spesifik
SELECT nama_mhs, jenis_kelamin, status_mhs FROM mahasiswa;

Alias memungkinkan Anda memberi nama sementara pada kolom di hasil query. Ini berguna untuk membuat header tabel lebih deskriptif atau lebih singkat.