Menjaga lisan dari kesalahan ketika membaca Al-Qur’an.
Tajwid membantu seorang Muslim melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan benar sehingga terhindar dari kesalahan. Selain itu, tajwid juga menolong dalam tadabbur (merenungi) makna Al-Qur’an serta memahami tujuan-tujuannya, sebagaimana firman Allah Ta’ala:
"Kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah, agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran." (QS. Shad: 29)
Meluruskan lisan dan melatihnya dengan bahasa Arab yang benar.
Ilmu tajwid dapat menjadi sarana untuk mengobati “bengkoknya” lidah serta melatih seseorang agar terbiasa dengan bahasa Arab yang fasih. Bahkan, banyak pembahasan dalam tajwid terkait langsung dengan aspek bahasa, seperti hamzah qath‘ dan washl.
Mengantarkan pembaca Al-Qur’an kepada kualitas bacaan yang baik dan indah.
Dengan tajwid, bacaan Al-Qur’an menjadi lebih berkualitas, fasih, dan benar, sehingga menjaga lisan dari kesalahan dalam membaca ayat-ayat Allah. Hal ini juga menjadi sebab mendapatkan ridha Allah Ta’ala dan kebahagiaan di dunia serta akhirat.
Mengantarkan pembaca kepada bacaan Al-Qur’an sebagaimana diturunkan dari sisi Allah.
Membaca Al-Qur’an sesuai dengan tajwid akan membuat bacaan menjadi asli, murni, dan indah, sebagaimana pertama kali diturunkan. Hal ini berujung pada keindahan penyampaian dan kesempurnaan bacaan.