Kembali ke tahun 2012, saya telah menjalani hidup sebagai Muslim selama 25 tahun.

Selama itu, saya tidak tahu apa-apa tentang Islam, selain daripada salat lima waktu, berpuasa dan mengerjakan “amal saleh”. Di tengah hidup yang sulit dan pikiran keruh yang meragukan keberadaan Allah, untuk pertama kalinya saya membuka Al-Qur’an.

Ini adalah catatan perjalanan saya dalam mencari bukti, apakah Allah sungguh ada, ataukah hanya rekayasa imajinasi manusia belaka. Suatu kesimpulan besar yang saya dapatkan:

Islam bisa menjadi warisan hingga sering dimanfaatkan sebagai komoditas jual-beli. Tetapi, Iman tidak akan pernah bisa menjadi warisan. Iman didapat melalui komunikasi dua arah yang serius, atas kemauan dan kerelaan seorang hamba dalam mengetahui, mempelajari, merenungi, serta berusaha mengamalkan ayat-ayat Allah di dalam Al-Qur’an.

Sudahkah saya merenungkan ayat-ayat Allah?

Sudahkah saya merenungkan ayat-ayat Allah?

<aside> ⚠️ Tulisan ini saya dedikasikan untuk setiap Muslim yang ingin menggunakan akal sehatnya untuk memahami kebenaran.

</aside>


Pertanyaan-pertanyaan apa saja yang pernah muncul di kepala saya sebagai seorang Muslim?


Jurnal Perjalanan Mencari Tuhan